Flat Design versus Realism dalam Antarmuka Website Single Page

Flat design menjadi salah satu tren dalam desain grafis yang mulai terkenal pada tahun 2013. Berbagai macam desain mulai beralih dari realism design ke flat design. Logo-logo pun mulai ikut dirancang menjadi flat design, seperti Google Chrome, Safari, Twitter, dan lain-lain. Memang ada beberapa keunggulan dari flat design dibandingkan realism design, salah satunya adalah ukuran file yang relatif lebih ringan.

Salah satu perusahaan digital partner yang bernama inTacto membuat sebuah website yang menceritakan kisah hadirnya tren flat design di era realism design. Web tersebut bisa diakses di www.flatvsrealism.com.

Homepage www.flatvsrealism.com
Homepage web tersebut sangat merepresentasikan nama yang diusung, yaitu flatvsrealism. Sangat kontras sekali di tengah-tengah page tersebut terdapat sebuah tombol yang bertuliskan "Scroll Down". Ya, salah satu user interface yang cukup unik dari website tersebut adalah user harus melakukan scrolling untuk dapat menjalankan animasinya, layaknya pemutaran film kartun. Selain itu, web ini juga dilengkapi dengan sound yang mendukung jalannya cerita.



Namun, terlihat ada beberapa interface yang butuh sedikit penyesuaian, diantaranya:

1. Tulisan Sound ON. Terlihat bahwa pada web tersebut menggunakan text biasa untuk menampilkan status dari sound, sehingga terkesan bahwa text tersebut hanya menampilkan status dan tidak bisa di-klik. Padahal kita bisa mengatur sound dengan meng-klik tulisan tersebut. Akan lebih baik apabila menggunakan button atau logo speaker yang biasa digunakan pada game.

2. Atribut-atribut berupa penghargaan yang dibuat fixed. Sangat terlihat jelas bahwa atribut-atribut tersebut cukup mengganggu pandangan user terhadap keseluruhan layar. Atribut-atribut tersebut seharusnya dibuat statis,agar user tidak terganggu.

Secara keseluruhan, website ini sudah cukup menggambarkan topik yang diusung pengembang. Ditambah lagi di tengah-tengah cerita terdapat permainan yang berupa battle antara karakter flat design dan realism. User bisa memilih karakter apa yang akan digunakan. Adanya keterangan masing-masing karakter membuat user lebih paham perbedaan satu sama lain.

flatvsrealism battle (memilih player)

flatvsrealism battle on field

Tapi dibalik itu semua, tidak ada kecenderungan developer terhadap salah satu design. Developer hanya memberikan gambaran perbedaan antara flat design dan realism beserta keunggulan-keunggulannya.

Sekian,
Semoga bermanfaat~

Permainan Dinosaurus Offline di Google Chrome

Halo Sobat Aiti, lama tak jumpa. Karena banyaknya kegiatan, jadi lupa ngurusin blog. Kali ini saya mau sedikit membahas tentang Permainan Dinosaurus di Google Chrome. Untuk kalian yang menggunakan browser Google Chrome pasti sudah pernah mengalami page "Unable to connect to the Internet" kan? Seperti ini gambarnya.



Coba sekarang tekan spasi dan woops.. Dinosaurusnya berlari menghindari obstacle.



Ini merupakan salah satu inovasi yang cukup menarik, Sobat Aiti. Game ini merupakan jenis endless running game dimana pemain sebisa mungkin bertahan menghindari obstacle yang menghadang. Tujuannya untuk memperoleh skor tertinggi. Hampir sama seperti game yang tahun lalu pernah hits, yaitu Flappy Bird. Perbedaanya terletak pada karakter dan obstacle. Namun yang menarik dari kedua game ini adalah mengusung grafis 8-bit. Mengingatkan kita kembali akan game-game nintendo yang dulu populer.

Semoga Bermanfaat~

Membuat Game Sederhana dengan Construct 2

Hello sobat aiti, lama tak berjumpa. Terlalu sibuk dengan dunia nyata membuat saya lupa update blog, akhirnya baru blogging lagi hari ini. Untuk kalian yang suka main game, gak selamanya mau jadi player doang kan ? Sekali-sekali jadilah seorang game maker, kalau game kalian dimainkan oleh banyak orang pasti seneng dong. Yang terpenting dalam membuat game adalah NIAT, KREATIF, dan LOGIS.

Oke, kalau sudah ada niat, lumayan kreatif, dan suka berpikir logis, tapi gak menguasai programming, apa masih bisa jadi seorang game maker ? Tentu saja. Untuk membuat sebuah game, tidak harus memiliki keterampilan programming kok, yang jago ngoding aja belum tentu bisa bikin game. Ada software untuk membuat game tanpa ngoding, namanya Construct 2 (Kalau mau download, klik di sini). Game yang dibuat di Construct 2 dapat dijalankan di browser yang mendukung HTML5. Atau jika Construct 2 kalian sudah berlisensi, dapat dibuat menjadi game Blackberry, Android, Windows Phone, Windows 8, Facebook, dan lain-lain.

Tampilan awal new project Construct2
Hal-hal penting dalam mebuat game di Construct 2 :

1. Punya ide membuat suatu game. Ide adalah hal terpenting kedua setelah niat. Jika sudah tahu game apa yang ingin dibuat, itu sudah mewakili 40% dari keseluruhan progress membuat game. Usahakan game yang dibuat memiliki alur cerita, sehingga tidak akan membuat player merasa bosan.

2. Bisa design. Karena untuk membuat game yang bagus, dibutuhkan item-item yang bagus pula. Kalau belum terlalu jago design, bisa ngambil dari google gambar "sprite" nya. (Sprite adalah sebutan untuk item-item atau objek-objek yang ada dalam game)

3. Memiliki logika bermain game. Walaupun dengan Construct2 bisa membuat game tanpa ngoding, tetap saja membutuhkan logika bermain game. Misalnya jika peluru mengenai musuh, maka darah musuh akan berkurang, dan jika darah musuh sudah habis, musuh akan mati.

Mungkin hanya ini yang bisa saya informasikan, jadilah seorang game maker yang berkarakter dan berbudi luhur. -Sekian-

Cara Memasang Widget Alexa Rank di Blog

Halo sobat Aiti.. Kali ini Ilmu Aiti akan sharing Cara Memasang Widget Alexa Rank di Blog, khususnya Blogspot. Kalau sobat Aiti belum tau Widget Alexa Rank itu yang kayak gimana, bisa diliat dibawah ini contoh widget Alexa Rank. Pasti sobat Aiti sering lihat yang kayak gini kan ? 


Widget ini akan menampilkan traffic rank blog sobat. Kalau blog sobat ramai dikunjungi, pasti traffic rank nya akan lebih tinggi. Oke, langsung aja saya kasih langkah-langkah memasang widget Alexa Rank pada blog sobat, seperti berikut ini :

1. Buka http://www.alexa.com/ atau klik disini

2. Pada halaman awal, terdapat kotak pencarian. Masukkan Url blog anda, lalu tekan enter atau klik tombol hijau.


3. Setelah pencarian selesai, hasilnya akan muncul. Setelah itu klik "Get Details".


4. Pada halaman selanjutnya akan muncul seperti gambar di bawah ini. Lalu klik "Get widgets".


5. Setelah itu anda akan memilih jenis widget yang akan dipasang. Jika sudah, klik "Build Widget".


6. Setelah itu akan muncul contoh gambar widget beserta scriptnya. Lalu anda Copy script widget tersebut.


7. Masuk ke blog anda, pilih Layout >> Add gadget, pilih "HTML / Javascript".


8. Paste script widget Alexa tadi, Lalu klik "Save". ( penamaan Judul terserah pada anda )


Sekian.. Silahkan mencoba :)


Membuat Format Label Tom & Jerry

Hai sobat Aiti, waktu itu saya pernah mencoba untuk ngeprint nama di label dengan membuat format label sendiri. Label yang saya gunakan waktu itu adalah Tom & Jerry No. 103. Karena format label yang saya buat di microsoft word tidak pas, hasil print nya jadi acak-acakan. Akhirnya, saya coba browsing nyari format label Tom  & Jerry No.103 dan ternyata, ada. Tapi formatnya dibuat di Microsoft Word 2003, sedangkan saya menggunakan Microsoft Word 2010. Dan untungnya saya masih bisa menyamakan walaupun sedikit lebih rumit, karena Word 2003 dan 2010 sangat jauh berbeda. Maka dari itu, saya disini akan sharing cara Membuat Format Label Tom & Jerry khususnya nomor 103. Jika anda menggunakan label dengan nomor yang berbeda, anda masih bisa menggunakan cara di bawah ini, hanya saja tinggal disesuaikan ukurannya.

1. Buka tab Mailings -> pilih Labels.


2. Setelah muncul kotak dialog Envelopes and Labels, klik Options
3. Pada kotak dialog Label Options, klik New Label.


4. Lalu masukkan data sesuai gambar di bawah ini. ( Jika anda menggunakan label dengan nomor yang berbeda, maka anda harus menyesuaikannya dengan mengukur panjang, lebar dan margin label yang anda gunakan )

5. Klik OK. Lalu klik OK lagi. Dan pada kotak dialog Envelopes and Labels, klik New Document.


6. Sejauh ini format telah dibuat, tapi pekerjaan belum selesai. Langkah terakhir adalah menyesuaikan margin kertas label. Karena kertas label yang digunakan ( yang berwarna kuning ) tidak berukuran A4. Maka dari itu, buka Page Setup yang terletak pad tab Page Layout. Setelah muncul kotak dialog Page Setup, buka tab Paper dan sesuaikan dengan data yang ada pada gambar di bawah.


7. Format Label selesai dibuat. Kalau anda ingin menyimpan format ini tinggal anda save dengan type word template.